Poster Erlangga 75, Echoes to the Future, 28 29 30 April 2027

Rundown Erlangga 75

28, 29, dan 30 April 2027 di Jakarta.

Lihat di sini

Menuju 30 April 2027

Hitung mundur ulang tahun.

Tujuh puluh lima tahun Penerbit Erlangga, dihitung sampai hari berdirinya.

00Hari
00Jam
00Menit
00Detik

Jejak 75 tahun.

Semua jejak

1952

Berdiri di Jakarta

Marulam Hutauruk mendirikan Penerbit Erlangga pada 30 April, mulai dari buku pelajaran.

1970

Buku perkuliahan

Lini buku kampus bertambah saat perhatian pada universitas di Indonesia menguat.

1990

Buku sekolah meluas

Departemen buku pelajaran dikembangkan dan menjadi tulang punggung penerbitan.

2000

Merek Esis

Esis lahir sebagai bagian dari rumah Erlangga untuk kebutuhan belajar.

2003

Erlangga for Kids

Buku referensi, anak, dan umum mulai berjalan lewat Erlangga for Kids.

2006

Esensi dan Eureka

Esensi terbit, dan Eureka Bookhouse membuka toko buku milik grup.

2009

Erlangga Fair

Pameran buku pertama digelar di Jakarta, lalu menyebar ke kota lain.

2010

Erlass

Erlass menangani pelatihan, seminar, dan lokakarya untuk pendidik.

2027

75 tahun

Echoes to the Future menandai ulang tahun pada 30 April 2027.

Akses perayaan.

Gelombang undangan ditutup bertahap. Akses umum masih terbuka.

Early bird
Sudah habis.
Tutup
Undangan pendidik
Sudah habis.
Tutup
Presale mitra
Sudah habis.
Tutup
Akses umum
Dibuka untuk 28—30 April 2027.
Rundown

Panggung utama

Satu panggung untuk semua gema.

Pembukaan, komitmen 75.000 buku, dan penutup pada 30 April berlangsung di panggung utama. Empat ruang lain mengisi guru, literasi, masa depan, dan lobi buku.

Masuk panggung
Panggung Guru
Diskusi praktik kelas dan buku sekolah.
Panggung Literasi
Editor, keluarga, dan buku anak.
Panggung Masa Depan
Panel tentang belajar di tahun-tahun berikut.
Lobi buku
Pameran judul dari rumah Erlangga.

Wall of wishes

Satu kalimat untuk 75 tahun berikutnya. Tempel harapanmu di dinding ini.

Tinggalkan harapan

Semoga buku sekolah tetap jelas bagi guru yang mengajar di kelas ramai.

Sari Wulandari · Bandung

Saya belajar dari buku Erlangga. Semoga generasi berikut masih menemukan bukunya.

Bima Pratama · Surabaya

Harapan saya sederhana: anak-anak mau membuka buku bersama orang tua.

Nadia Kusuma · Yogyakarta

Tiga hari ini terasa seperti reuni guru. Tahun depan kami ingin datang lagi.

Pak Rahman · Padang

Buka galeri